NLP INDONESIA
Centre for Neuro-Linguistic Programming in Indonesia
_________________________________________________________________________________________________

Copyright 2008 PT INSPIRASI INDONESIA SEJAHTERA
Neuro-Linguistic Programming (NLP) is licensed under Dr. Richard Bandler.
Kondominium Rajawali, Town House No.20, Jl. Rajawali Selatan I/1B, Jakarta Pusat 10720
Phone / Facsimile: +6221-64700221 / +6221-64700422
Information request: info@nlpindonesia.com, in-house/training inquiries: sales@nlpindonesia.com

Apakah kita bisa mencapai yang kita inginkan lebih sering?
Apakah kita benar-benar bisa mengkreasikan hidup kita sendiri?
Apakah kita bisa mengambil kendali hidup kita dan mendesainnya?
Apakah kitalah yang memang bertanggung jawab terhadap hasil kita?
Apakah kita bisa mengendalikan pikiran dan perilaku kita?
Bagaimanakah saya mencapai potensi terbaik saya?
Bagaimanakah saya mendapatkan yang saya inginkan lebih sering?
Bagaimanakah saya dapat hidup happy, dan lebih happy?
Bagaimanakah saya menghadapi masalah dengan efektif?
Apakah………. bagaimanakah ………….?

Saat Anda menyuarakan berbagai pertanyaan di atas dalam kepala Anda, Anda datang ke
disiplin yang tepat!  NLP bisa membantu Anda menemukan jawabannya yang sesuai dengan diri
Anda sendiri secara eksklusif, tanpa perlu menggantungkan diri Anda pada motivator kelas dunia
sekalipun!  Desainlah hidup Anda sekarang juga!  Dimulai hari ini, sekarang juga!

Benefit NLP untuk kehidupan
Para praktisi NLP di seluruh dunia sudah merasakan manfaat NLP dalam hidup mereka, di jalur pilihan masing-
masing! Berikut ini adalah hanya secuil dari jutaan pengalaman dan kisah nyata aplikasi NLP dalam kehidupan.
Apakah Anda pun bisa seperti mereka?  Kunci NLP adalah bukan mengetahuinya, tapi melakukannya!  Apakah
hasilnya akan sama?  Kenapa tidak berpikir bahwa hasilnya malah bisa lebih hebat?  Lakukanlah!

  • Lebih bahagia dalam menghadapi hidup
  • Penuh rasa humor dalam menghadapi kehidupan
  • Meningkatnya kepercayaan diri dan pendangan hidup yang sehat dan bermanfaat
  • Hidup dengan tingkat stress yang sehat dan minim depresi/frustrasi
  • Mencapai tujuan karir atau profesi yang diinginkan lebih sering
  • Mewujudkan impian lebih sering
  • Menarik hal-hal baik dan bermanfaat lebih sering
  • Berkomunikasi dengan lebih efektif dan mengurangi salah paham
  • Lebih bertanggung jawab dan sportif dalam kehidupan
  • Lebih memperhatikan kepentingan bersama dan menghormati orang lain
  • Lebih efektif dalam kehidupan sosial
  • Kehidupan seks dan romans yang lebih baik
  • Lebih dewasa dalam berpikir, berkata-kata, dan bersikap
  • Lebih cepat pulih dari berbagai kejadian yang menantang secara emosional - kesedihan, kegundahan,
    kehilangan, bencana, trauma dan lain-lain.
  • Lebih efektif dalam membantu orang lain efektif dalam hidup mereka
  • Lebih efektif dalam membina keluarga, sahabat, karyawan
  • Memimpin dengan lebih efektif
  • Menjual dan bernegosiasi dengan lebih efektif
  • Lebih berenergi dan antusias dalam menghadapi hidup
  • Dan masih banyak lagi! ……….. Tambahkan daftar Anda sendiri!  Lakukan dan pahamilah!

Sejarah Singkat

NLP adalah singkatan dari Neuro-Linguistic Programming.  NLP merupakan
sebuah teknologi berpikir dan berperilaku yang diciptakan dan dikembangkan oleh
Richard Bandler dan John Grinder di pertengahan 1972 sampai 1975.  NLP
diciptakan dengan memodel beberapa psikoterapis sukses dan efektif, seperti
Milton Erickson dan Virginia Satir, serta Fritz Perls. NLP juga dipengaruhi oleh
seorang Antrolopologis, Gregory Bateson. NLP diciptakan berdasarkan studi
subyektif terhadap bahasa (linguistik), komunikasi, perubahan pola berpikir atau
perilaku.   Saat diciptakan, Bandler (yang saat itu adalah mahasiswa psikologi dari
University of California) dan Grinder, (yang saat itu adalah seorang ahli linguistik)
bertujuan mengidentifikasi dan memodel kesuksesan ketiga terapis yang
membedakan ketiganya dari para terapis lainnya. Hasil karya Bandler-Grinder ditelurkan dalam buku-buku awal mereka, seperti
‘TheStructure of Magic I dan II’, ‘Frogs Into Princess’, dan ‘Reframing’.Dr. Richard Bandler

Di era 1980-an, walau di antara berbagai kontroversi dan feedback negatif dari pada psikolog di masa tersebut,
NLP menjadi salah satu alat yang dipergunakan mulai ramai dipergunakan dalam proses terapi oleh para
terapis.  Walau oleh Bandler sendiri NLP tidak pernah ingin diklaim sebagai alat atau teknologi terapi, sampai
saat ini, melewati tiga dekade sampai saat ini, NLP tetap populer sebagai salah satu teknologi yang membantu
pekerjaan para terapis dan konselor.
Bandler dan Grinder, serta beberapa pengembang lain memisahkan diri di pertengahan 1990-an dan masing-
masing mengajarkan dan mengembangkan NLP lebih lanjut dengan cara dan metoda masing-masing.  Di
tengah berbagai konflik dan intrik yang ada saat itu, Bandler dan Grinder diakui sebagai penemu bersama NLP.
Bandler kemudian mengembangkan Design Human Engineering (DHE), sementara Grinder mengembangkan
New Code. Bandler saat ini menjalankan ajarannya melalui The Society of NLP, sementara Grinder mendirikan
NLP Academy di London untuk melanjutkan karyanya.  Lalu beberapa aliran berbasis NLP atau yang berasal
dari NLP mulai berkembang.  Misalnya Michael Hall dengan Neuro-Semantic.  Robert Dilts, salah satu
pemgembang NLP yang jenius mengembangkan NLP dan mendidik para Praktisi NLP melalui NLP University di
Santa Cruz, California. Dilts menjadi salah satu pilar NLP yang sampai saat ini dihormati oleh Bandler sendiri.
Lalu ada Tad James melalui American Board of NLP. Dan masih banyak lagi.

Program-program NLP
Sejak diperkenalkan pertama kali, NLP telah diajarkan melalui berbagai program pelatihan, di berbagai bidang.
Di bisnis, terapi, sales, manajemen, kepemimpinan, komunikasi, dan lain-lain.   Berbagai institusi menawarkan
berbagai program, termasuk program untuk  praktisi berkompetensi khusus melalui program Praktisi
bersertifikasi.
NLP INDONESIA mewakili The Society of NLP, mengadakan program LICENSED PRACTITIONER OF NLP dan
LICENSED MASTER PRACTITIONER OF NLP.
Selain itu beberapa institusi, termasuk NLP INDONESIA, menawarkan berbagai program aplikasi NLP yang bisa
di-customized sesuai kebutuhan organisasi.

Apa Saja Yang Ada di NLP?

Bukan Benar atau Salah, Tapi yang Berguna
Salah satu hal yang membuat saya melepaskan berbagai tools lain dan lebih memilih NLP adalah bahwa di
NLP tidak dipertetangkan mengenai kebenaran dan kesalahan.  NLP tidak fokus pada bingkai masalah, tapi
pada bingkai solusi.  NLP fokus bukan pada kebenaran sebuah konsep, teori, atau belief, tapi pada
kegunaannya. Hanya dengan prinsip sederhana ini, hidup saya jauh lebih efektif. Saya lebih memikirkan
bagaimana sesuatu itu berguna untuk membantu saya mencapai tujuan hidup saya, bukan menghabiskan
waktu mempertanyakan kebenarannya.  Saya tidak lagi menghabiskan waktu banyak untuk meributkan hal-hal
dengan orang lain, dan fokus pada solusi setiap masalah, yangmana fokus pada kegunaan dari berbagai hal
yang muncul dalam komunikasi.
Ada yang pernah bertanya kepada saya, bahwa kalau kita hanya fokus pada kegunaan, kita akan takabur karena
dalam mencapai tujuan kita tidak lagi peduli pada kebenaran? Waktu itu saya menjawabnya juga dengan
sederhana, bahwa apabila kita ingin mencapai sebuah tujuan, di NLP dikenal juga unsur ekologi. Guru saya,
Steve Boyley dari Kanada, menggambarkan ini dengan sebuah konsep yang saya sukai, yakni WIN, WIN, WIN.
Yakni dalam pencapaian tujuan, fokuskan tidak hanya kemenangan kita dan kemenangan orang yang
terpengaruh secara langsung, tapi juga kemenangan banyak orang lain yang tidak terlibat langsung.
Outcome, Bukan Masalah
NLP sangat menekankan pada outcome atau hasil yang ingin dicapai.  Ini yang menurut Bandler membedakan
NLP dengan psikologi terapan konvensional. NLP tidak menghabiskan waktu untuk menggali masalah, latar
belakang, penyebab, kenapa, dan lain-lain.  Kalau harus melihat ke belakang untuk menyelesaikan masalah,
NLP hanya tertarik melihat ‘bagaimana’ masalah ini terjadi, yangmana fokus pada struktur masalahnya untuk
bisa diintervensi.
Pada saat kita ingin fokus pada outcome, kita fokus pada semua sumber daya yang mungkin untuk membantu
kita untuk menuju outcome.  Dan pada akhirnya, dalam menuju outcome, NLP juga menganjurkan tingginya
fleksibilitas kita, dan memperluas pilihan-pilihan kita.
Peta Perilaku
NLP percaya bahwa kita semua mempunyai PETA atau MODEL DUNIA yang berbeda.  Tidak ada yang sama
persis.  Peta Pikiran atau Model Dunia ini tidak sama dengan REALITA.  Karena itu di NLP dipercayai bahwa kita
tidak bertindak dan berpikir berdasarkan realita, tetapi hanya berdasarkan pada persepsi kita pada realita.
Peta atau Model Dunia kita tergantung dari berbagai hal seperti proses filter di pikiran kita. Dimulai dari deletion,
distortion, dan generalization, dimana informasi diseleksi sesuai fokus kita, diartikan, dan digeneralisasi.
Setelah itu di-filter lagi berdasarkan values kita, beliefs kita, memori kita, strategi kita, dan Meta Program
(preferensi perilaku kita - yang oleh banyak orang dipersepsikan sebagai konsep kepribadian).  Proses ini yang
kemudian menghasilkan Peta Pikiran atau Model Dunia kita secara unik.
Dari proses di atas, semua orang berhak merasa dirinya benar menurut Peta Pikirannya. Hal ini dimungkinkan
karena semua orang hidup dalam Model Dunia masing-masing.
Presuposisi
Di NLP dikenal apa yang disebut sebagai Presupposition.  Pengertian sederhana mengenai ini adalah prinsip
atau belief.  Ini menyangkut kerangka berpikir dan berperilaku.  Sesuatu yang kita pergunakan sebagai dasar
dari pikiran dan tindakan.
Dari tahun ke tahun, banyak presuposisi yang dikembangkan. Yang paling terkenal di NLP misalnya, ‘The Map is
not the territory’ yang berarti bahwa yang kita lihat, dengar, dan rasakan, tidak mewakili keadaan atau realita.
‘There is no failure, only feedback’ misalnya, menekankan pada fleksibilitas sikap untuk menerima apa yang
biasanya dianggap sebagai kegagalan, hanya sebagai masukan agar kita mengganti pendekatan kita di
kemudian hari.
Tools NLP
NLP mempunyai berbagai tools yang berguna. Semuanya bertujuan untuk membantu efektifitas kita.
Membangun ‘Rapport’ adalah salah satu yang populer untuk berkomunikasi secara efektif.  Meta Model yang
merupakan tool untuk berkomunikasi secara spesifik. Meta Program untuk memahami pola pikir dan motivasi
seseorang.  Neurological Level untuk memetakan cara berpikir, termasuk masalah dalam pola pikir dan sikap.
Selama bertahun-tahun, berbagai tools NLP telah dikembangkan. Ada ‘Parts Integration’, ‘Fast Phobia Cure’,
‘Anchor’, ‘Perceptual Position’, dan lain-lain.  Semuanya bertujuan membantu efektifitas pikiran dan perilaku kita.
NLP dan Hypnotherapy
Pada saat NLP diciptakan, Bandler dan Grinder banyak memodel tiga orang tokoh di bidang ‘perubahan pikiran’
melalui hypnosis, yakni Milton Erickson, Virginia Satir dan Fritz Perls.  Warna linguistik hypnosis dalam NLP
memang kental di beberapa tools NLP, karena pengaruh ini.  Milton Model, misalnya, yang menyediakan pilihan
penggunaan pola linguistik yang dipakai oleh Erickson.
Walau awalnya diciptakan dengan memodel hypnosis, kini hypnosis justru jauh lebih efektif apabila dilengkapi
dengan tools NLP.  Keduanya sekarang menjadi kesatuan yang harmonis.
_______________________________________________________________________________________

Comments No Comments »

1.HAK MEMPRODUKSI UANG DIRAMPAS DARI NEGARA

Tak ada demokrasi di sini. Hak memproduksi uang bukanlah milik pemerintah, tapi milik swasta (The Fed, dalam kasus AS). Di negara-negara lain seperti Inggris atau Indonesia, hak memproduksi uang diberikan secara eksklusif pada bank sentral yang “independen”. Yang artinya, operasi bank sentral yang serba rahasia dan “obscure” tidak bisa dikontrol oleh publik. Sebaliknya seluruh operasi dan mekanismenya mengikuti supervisi yang diberikan oleh Bank of International Settlement (BIS, banknya bank-bank sentral) yang disetir oleh The Fed dan bank sentral beberapa negara Eropa. Sistem ini telah dimulai sejak berdirinya The Fed di tahun 1913 dan BIS di tahun 1930-an.

2.UANG YANG DIPRODUKSI ADALAH HUTANG PLUS BUNGA

Tak banyak yang menyadari bahwa setiap kali uang diproduksi, negara harus berhutang pada bank sentral. Ya, betul. Negara, yang diwakili pemerintah tak boleh memproduksi uang begitu saja. Ia harus berhutang atau mengeluarkan surat hutang untuk ditukarkan dengan uang oleh bank sentral. Tak cuma itu, hutang tersebut juga memiliki bunga yang harus dibayarkan oleh pemerintah (“interest-burdened debt”). Wajar saja kalau seluruh planet bumi ini penuh dengan hutang (lihat www.webofdebt. com).

3.UANG DIPRODUKSI, TAPI BUNGANYA TIDAK

Tadi disebutkan bahwa uang yang diproduksi adalah hutang pemerintah pada bank sentral yang dikenakan beban BUNGA. Persoalannya, pada saat uang diproduksi, bunganya TIDAK ikut diproduksi. Nah, pertanyaannya adalah: Bagaimana hutang tersebut akan dibayar, kalau bunganya tidak pernah dicetak atau diproduksi? Misalnya, pemerintah AS meminta The Fed untuk memproduksi uang sebanyak $100 juta dengan bunga 6 persen. Artinya, pemerintah AS berhutang $106 juta pada The Fed. Tapi, karena uang yang diproduksi hanya $100 juta, pemerintah AS takkan pernah bisa membayar lunas hutangnya. Mengapa? Sebab, ia harus kembali “berhutang” (plus bunga) untuk mendapatkan $6 juta sisanya. Ini bukan cuma kekeliruan matematis, tapi salah satu kesintingan utama yang telah lama terjadi. Sebab dengan cara ini, jumlah hutang akan terus bertambah secara tak terbatas.

4.PUBLIK TAK BOLEH PALSUKAN UANG, TAPI BANK BOLEH

Memalsukan uang oleh publik adalah tindakan subversif. Tapi, tidak bagi bank. Sistem yang sekarang membolehkan bank untuk memberikan pinjaman atau kredit sebesar ratusan hingga ribuan persen dari cadangan modal yang dimilikinya. Bila cadangan wajib perbankan ditentukan 10% misalnya, maka dengan modal sebesar $100 juta, bank bisa memberikan kredit hingga $900 juta – tentu saja dengan mengenakan bunga bagi si peminjam. Inilah yang dinamakan dengan “fractional reserve system” atau sistem cadangan fraksional. Sistem ini membuat kita mudah menyimpulkan bahwa cara paling cepat untuk jadi kaya adalah dengan memiliki bank. Tapi, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap inflasi (uang beredar lebih besar daripada barang) juga tak lain adalah bank.

5.KEMISKINAN ADALAH HASIL NISCAYA DARI SISTEM INI

Jangan percaya bahwa kemiskinan adalah hasil dari kemalasan. Setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang mulia dengan segenap potensinya. Kemiskinan terjadi lantaran pengenaan bunga pinjaman. Bank-bank memberikan pinjaman atau kredit bagi publik dengan beban bunga. Artinya, publik harus “bertarung” untuk mengembalikan pinjamannya lebih tinggi dari yang mereka pinjam. Padahal, seperti dijelaskan sebelumnya, bunga yang harus dikembalikan itu tidak pernah diproduksi oleh bank sentral. Sudah pasti ada yang “kalah” dan ada yang “menang” dalam pertarungan ini. Yang kalah akan menjadi miskin (karena harus kehilangan aset-aset yang sudah dijaminkan pada bank), yang menang akan bertambah kaya (karena mendapatkan limpahan aset yang disita). Dalam jangka panjang, para pemenang ini akan terkonsentrasi pada segelintir orang yang paling besar modalnya (baca: para pemilik bank-bank besar).

6.PERANG JUSTRU MEMBERI KEUNTUNGAN BESAR PADA BANK

Betul ini. Sudah dijelaskan bahwa setiap kali uang diproduksi, maka pemerintah akan berhutang pada bank sentral. Selanjutnya, hutang-hutang pemerintah itu dapat diperjual-belikan dan dijadikan aset oleh perbankan untuk kembali “menggandakan” uang (ingat “fractional reserve system” pada poin 4 di atas). Semakin banyak hutang pemerintah, semakin banyak pula uang yang dapat digandakan oleh bank. Nah, perang adalah salah satu peristiwa di mana pemerintah akan berhutang dengan jumlah luar biasa besar. Perang Irak konon menghabiskan biaya sampai $3 triliun menurut ekonom peraih Nobel, Joseph Stiglitz. Wajar saja, kalau sejumlah pihak berpandangan bahwa perang terhadap terorisme adalah konspirasi besar yang sengaja dilakukan untuk memompa lebih banyak uang bagi bank-bank di Wall Street.

7.MEREKA YANG TAK BEKERJA MALAH MAKIN KAYA

Dalam sistem yang sekarang berlaku, kecerdasan dan kerja keras tidak dengan sendirinya membuat seseorang bisa menjadi kaya. Mereka yang memiliki akses lebih baik terhadap modal, itulah yang akan menjadi kaya. Mereka tidak perlu bekerja keras, modal akan bekerja secara otomatis untuk mereka. Para pemilik modal super besar ini, selain merupakan para pemilik bank raksasa, juga biasa menitipkan modal mereka pada para spekulan kelas kakap yang dikenal sebagai “hedge funds”. Degan teknologi dan modal yang dimilikinya, mereka bisa meraih keuntungan yang tak terbayangkan dari perdagangan valuta asing maupun berbagai produk turunan dari pasar modal. Modal lebih menguntungkan untuk dipupuk atau diakumulasi lewat pasar finansial ketimbang digunakan sebagai alat tukar untuk memutar perekonomian di sektor riil. Dalam jangka panjang, sektor riil akan kekeringan modal dan kemiskinan akan bertambah luas. Tapi, di lain pihak, sistem ini juga akan menuju kehancurannya sendiri karena hilangnya “daya beli” publik terhadap produk-produk bisnis yang cuma dimiliki segelintir orang tadi.

8.HUTANG JADI ALAT UNTUK TAKLUKKAN DUNIA

Bagi para pemilik modal atau bank besar, penjajahan atas bangsa lain tak perlu dilakukan secara fisik. Sebuah negara boleh saja memiliki pemerintahan yang demokratis, asalkan sistem moneter dan bank sentralnya mengikuti kemauan para penguasa Wall Street. Negara-negara dunia ketiga takkan dibiarkan untuk punya mata uang yang kuat. Kontrol devisa akan diharamkan, supaya para spekulan yang didukung bank-bank raksasa bisa sewaktu-waktu menjatuhkan nilai mata uang lokalnya. Sebagai gantinya, negara-negara dunia ketiga harus menggantungkan diri dari hutang luar negeri dalam mata uang dolar AS. Karena lagi-lagi, hutang tersebut dikenakan bunga yang tinggi (yang tidak pernah diproduksi oleh bank sentral AS), maka negara-negara dunia ketiga harus mati-matian membayar cicilan hutangnya. Bunga hutang semakin lama semakin besar, mengalahkan hutang pokok negara-negara dunia ketiga. Dalam jangka panjang, negara-negara dunia ketiga harus merelakan aset-aset terbaik dan sumber daya alamnya yang paling potensial untuk diambil-alih oleh korporasi-korporasi besar yang didanai Wall Street.

9.LINGKUNGAN DIKORBANKAN DEMI MODAL

Sistem pinjaman dengan bunga ini, secara otomatis mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi secara terus-menerus – tanpa memperhatikan kemampuan alam dan lingkungan untuk mendukung sistem ekonomi yang serakah ini. Karena setiap ekspansi modal atau kredit yang diberikan pada dunia usaha adalah hutang dengan bunga, maka dunia usaha harus mampu meraih keuntungan yang lebih tinggi dari pinjaman plus bunga yang mereka sudah terima. Akibatnya, lingkungan, selagi bisa dieksploitasi untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi, takkan ragu untuk dikorbankan oleh para pemburu keuntungan ini. Dalam kurun waktu yang lama, kita sudah melihat dampaknya bagi pemanasan global akibat eksploitasi berlebihan untuk melakukan ekspansi modal.

10.KEMANUSIAAN YANG DIPERBUDAK KONSEP UANG CIPTAANNYA SENDIRI

Yang paling gila dari semua ini adalah, kemanusiaan diperbudak oleh uang dan sistem moneter ciptaannya sendiri. Kecerdasan dan daya cipta, sebagai modal yang tak ternilai dari kemanusiaan kini menghamba pada konsep uang yang keliru. Bayangkan jika uang tidak dimonopoli produksinya oleh bank sentral. Bayangkan jika, uang digunakan murni sebagai alat tukar tanpa bunga (atau seperti dilakukan Muhammad Yunus, bunga pinjaman dikembalikan lagi pada peminjam dalam bentuk dividen). Bayangkan jika setiap negara tidak mengandalkan dolar AS untuk membangun perekonomiannya, tapi mengandalkan sistem moneternya sendiri yang independen. Kegilaan ini bisa terhenti dengan sendirinya.

Maap kalo repost di forum ini.

Bagaimana analisa dan pendapat pembaca sekalian ?

Comments No Comments »

INDONESIA doesnt need the world, but the world need INDONESIA
mw bukti?!!

Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara.
Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara
gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga,
bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”  CoolCoolCoolCool

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

” Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia ”
“Everything can be found here in Indonesia , u dont need d world”
“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di
Kalimantan , dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !”  Gubraks!Gubraks!

” Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia .  Waduh waduhWaduh waduh*tuing!**tuing!*
500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa
terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami
yang membeli pun orang2 indonesia , ga peduli harga yang selangit, laku
keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap
hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”

“Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras.
termasuk di singapura dan malaysia ? kalian di indonesia dengan mudah
dapat beras”

“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara
kami, air bersih pun kami beli dari malaysia . Saya pernah ke kalimantan,
bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari
bersinar. Petani disana
menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China . Dan si pabrik
menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg.  Bikin shock!Bikin shock! :oSaya melihatnya sendiri” Waduh waduhWaduh waduhWaduh waduh

“Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo
Indonesia ? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut klo
kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH
YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita
sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian
impor klo bisa produksi
sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
Indonesia will rules the world..”

Comments No Comments »

Kumpulan SMS Tausiyah

Abu ‘Ashim :
“Semenjak aku ketahui bahwa ghibah (menggunjing orang lain) adalah haram maka aku tidak berani menggunjing orang sama sekali (Tarikh Al-Kabir, 4/336).

Ibnu Mas’ud :
“Tidak ada anggota tubuh yang lebih perlu untuk dikekang dalam waktu lama, selaindari lisanku (Minhajil Qashidin, 215)

Abdullah bin Mas’ud:
“Orang beriman memandang dosa-dosanya seolah batu besar di puncak bukit, ia takut kalau-kalau menimpanya.” (HR. Bukhari: 5949).

Ka’ab Al-Ahbar:
“Menangis karena takut kepada allah lebih aku sukai daripada bersedekah dengan 2 kg emas. (Tarikhul Islam III/39).

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang selalu merasa cukup dan berusaha menyembunyikan amalnya. (HR. Muslim. 2965).

Al-Ghazali :
“Berteman & Bergaul dengan orang baik akan mewariskan sikap baik. Karena tabiat manusia cenderung selalu meniru dan mengikuti (Tuhfatul Ahwadzi, 7/42).

Umar bin Abdul Aziz :
“Ikatlah nikmat-nikmat Allah dengan bersyukur kepada-Nya.” (Tazkiyah An Nafs 98)

“Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan (yang bersifat sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mukmin: 39).

Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. (HR. Muslim)

“Sebaik-baik puasa sesudah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (Muharram) & sebaik-baik shalat sesudah shalat wajib adalah shalat malam.”(HR. Muslim, 1163)

Di samping puasa asyura tgl 10, disunnahkan juga untuk puasa tasu’a tgl 9 Muharram. Rasulullah: Insya Alloh tahun depan kita akan puasa hari ke-9.” (HR. Muslim, 1916)

Rasulullah: “Saya mohon kepada Alloh agar puasa Asyura (10 Muharram) menjadi penghapus dosa satu tahun yang telah lalu.” (HR. Muslim, 1976)

Salman: ”Orang yang banyak mencari fadhilah amalan sunnah tapi tidak menyempurnakan amalan wajib bagai pedagang yang rugi tapi ingin mencari keuntungan.” (Tanbihul Mughtarin: 159)

Hasan bin Sholih: “Mengerjakan kebaikan adalah kekuatan di badan, cahaya di hati, dan sinar di mata.” (Hilyatul Auliya’ VII/330)

“Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku sebagai orang yang mendirikan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrohim: 40)

“Barangsiapa berangkat ke Masjid untuk sholat jama’ah maka satu langkah menghapus kesalahan dan langkah yang lain menulis satu kebaikan, pulang dan pergi.” (Sholih At-Yafghib: 229)

Sa’id bin Musayyib: “Barangsiapa bisa menjaga sholat lima waktu secara berjama’ah maka ia telah memenuhi daratan dan lautan dengan ibadah.” (Hilyatul Auliya’ II/160)

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, doa yang tidak didengar, jiwa yang tidak pernah puas, dan ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepada-Mu dari keempat hal itu.” (Shohih An-Nasai III/1113).

Harist bin Qois: “Jia setan mendatangimu ketika sedang sholat, lalu dia berkata, “Kamu pamer!” maka perpanjanglah sholatmu!” (Hilyatul Auliya’ IV/132).

“Sesungguhnya kematian itu dapat melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang dilipti oleh kenikmatan itu, oleh sebab itu carilah kenikmatan yang tidak ada kematiannya (Abdullah bin Mutharif rahimahullah)

Sa’id bin Abdul Aziz: “Setiap kali aku berdiri dalam sholatku, aku selalu terbayang-bayang neraka jahanam. (Hilyatul Auliya’ VII/274)

“Beramallah untuk duniamu sesuai keadaan tinggalmu di sana. Dan beramallah untuk akhiratmu sesuai kadar kekekalanmu di sana”. (Sufyan Ats Tsauri rahimahullah).

Muadz bin Jabal: “Jika kamu sholat, maka sholatlah seperti orang yang berpamitan. Jangan mengira bahwa kamu akan kembali kepadanya untuk selamanya.” (Hilyatul Auliya’ I/234)

Hudzaifah: “Sesuatu yang pertama kali hilang dari agama kalian adalah khusyu’ dan sesuatu yang paling terakhir hilang dari agama kalian adalah sholat.” (Hilyatul Auliya’ “I/281)

“Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (QS. Al Baqoroh: 45)

Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada-Nya adalah seperti perumpamaan antara orang yang hidup dan yang mati. (HR. Al Bukhari dan Muslim). Marilah kita membandingkan dalam satu hari, berapa jamkah kita menjadi mayat dan berapa jam kita menjadi orang yang benar-benar hidup.

Abu Darda: “Jadikanlah ucapanmu dalam rangka berdzikir dan diammu dalam rangka berfikir serta renunganmu dalam rangka mengambil pelajaran.” (Al Aqdul Farid 3/110)

Ibnu Mas’ud: “Sungguh seandainya Allah menerima dariku satu amalan, maka hal itu lebih aku sukai daripada emas yang memenuhi bumi.” (Kanzul Amal: 3/698)

Rasulullah: “Di antara kebaikan Islam seseorang ialah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.” (HR. Tirmidzi).

Janganlah kamu meminta kebutuhanmu kepada anak Adam. Mintalah hanya pada yang pintu-Nya tak pernah tertutup. Allah akan murka jika kamu meninggalkan bermohon kepada-Nya, sedangkan anak Adam akan murka jika kamu memohon kepadanya. (Tazkiyatun Nafs: 55)

Jabir bin Zaid: “Aku lebih suka bersedekah satu dirham kepada anak yatim atau orang miskin daripada menunaikan ibadah haji setelah haji wajib.” (Hilyatul Auliya’: 3/89)

Hasan: “Carilah kenikmatan dalam tiga hal: Sholat, Al Qur’an, dan dzikir. Jika kamu menemukannya maka teruskanlah dan bergembiralah.” (Hilayatul Auliya’: 6/171)

Shilan bin Farwah: “Aku menemukan bahwa sikap menunda adalah salah satu prajurit iblis yang telah banyak membinasakan makhluk Allah.” (Hilyatul Auliya’: 6/42)

Kholid bin Mi’dan: “Jika pintu kebaikan dibukakan untukmu maka bergegaslah menuju ke sana. Karena kamu tidak tahu kapan pintu itu ditutup.” (Hilyatul Auliya’: 5/211)

Doa dari Al Qur’an: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku.” (QS. Thaahaa: 25-27)

Yahya bin Mu’adz: “Dunia adalah jembatan akhirat. Maka seberangilah ia dan janganlah kamu menjadikannya sebagai tujuan.” (Siyaathul Quluub: 35)

“Barangsiapa yang ingin mendapatkan kelezatan iman, hendaklah dia mencintai seseorang dengan tidak mencintainya kecuali karena Allah.” (Shalih Al-Jami’: 6163)

Yahya bin Mu’adz: “Seandainya akal dapat melihat hiburan surga melalui mata imannya, niscaya akan leburlah jiwa ini karena rindu kepadanya.” (Siyaathul Quluub: 34)

Yahya bin Mu’adz: “Barangsiapa yang memusatkan hatinya kepada Allah, niscaya akan terbukalah sumber-sumber hikmah dalam hatinya dan mengalir melalui lisannya.” (Siyaathul Quluub: 33)

“Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya.” (QS. Al Muzzammil: 20)

“Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan (yang bersifat sementara) dansesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mu’min: 39)

Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. (HR. Muslim)

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang selalu takwa, selalu merasa cukup, dan berusaha meyembunyikan amalnya.” (HR. Muslim, 2965)

Wahab bin Munabih: “Waspadalah terhadap  hawa nafsu yang dituhankan, teman yang jahat, dan keterpukauan dengan diri sendiri.” (Siyaru Alaamin Nubala IV: 549)

Rasulullah: “Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertakwa, yang merasa cukup, dan yang rajin beribadah secara diam-diam.” (HR. Muslim)

Ibnul Jauzi: “Waktu akan semakin berharga bila dijaga dengan baik, tapi aku melihat waktu itu sesuatu yang paling mudah dilalaikan.” (Thabaqat Hanabilah I: 281)

Raghib As-Sirjani: “Indikasi terkabulnya doa adalah semakin ringan beramal shalih, tertarik dengan segala ketaatan, selalu berhasrat untuk berbuat baik, takut balasan maksiat, dan tersentuh ketika mendengar bacaan Al-Quran, hadits, dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat.” (Risalatui ila shabab Al Ummah)

Ibnu Mubarak: “Aku melihat dosa-dosa mematikan hati. Sungguh melakukannya terus-menerus akan membuahkan kehinaan.” (Ashirul Maknun fi riqratil qulub, 53)

Rasulullah: “Tanda –tanda orang munafik itu ada tiga: Jika berkata bohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika dipercaya ia berkhianat.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan Rabbmu dan surga yang luasmnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. (QS. Al Hadid: 21)

Ibnu Mubarak: “Berapa banyak amalan kecil menjadi besar pahalanya karena niat dan berapa banyak amalan besar menjadi kecil pahalanya karena niat pula.” (Jami Ulum wal Hikam, 12)

Rasulullah: “Waspadalah terhadap sifat dengki karena sesungguhnya dengki itu dapat memakan pahala kebaikan. Seperti api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud)

Umar bin Khotob: “duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.” (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71)

Umar bin Khotob: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126)

Rasulullah: “Setiap anak cucu Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah ialah orang yang banyak bertaubat.” (HR. At Tirmizi)

Umar bin Khotob: “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya.” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)

Comments No Comments »

Puasa wajib  ialah selama siang hari Ramadhan yaitu bulan kesembilan setiap tahun Qamariah. Kewajiban ini berlaku bagi kaum lelaki dan perempuan, diketahui dari Firman ALLAH yang artinya sebagai berikut:

أَيَّاماً مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ   
فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ
فَمَن تَطَوَّعَ خَيْراً فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
2/184. Pada hari-hari berbilang, maka siapa yang sakit dari kamu atau atas beban,hitungannya
pada hari-hari berikutnya, dan atas orang-orang yang menguatkan diri padanya ialah fidyah
makanan orang miskin. Siapa yang menyanggupi dengan baik maka dia baik baginya.
Kamu berpuasa itu baik bagimu jika kamu mengetahui.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ
الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُالشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضاً أَ
وْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُم
ُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
2/185. Bulan Ramadhan ialah diturunkan padanya Alquran, petunjuk bagi manusia dan keterangan
tentang petunjuk serta garis pemisah. Siapa yang membuktikan dari kamu bulan itu (dengan ilmunya)
hendaklah mempuasakannya. Dan siapa yang sakit atau atas beban, maka hitungannya pada
hari-hari berikutnya. ALLAH menginginkan kemudahan padamu, tidak menginginkan kesulitan
padamu, dan agar kamu menyempurnakan hitungan itu serta membesarkan ALLAH
atas apa yang DIA tunjukkan padamu dan semoga kamu menghargai.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَآئِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ
عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّو
وَابْتَغُواْ مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَاشْرَبُاْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَنَّ
الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ وَلاَ تُبَاشِرُوهُوَأَنتُمْ عَاكِفُونَ
فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللّهِ فَلاَ تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
2/187. Dihalalkan bagimu pada malam puasa itu bercampur pada istrimu. Mereka pakaian bagimu, dan kamu
pakaian bagi mereka. ALLAH mengetahui bahwa kamu menghianati dirimu lalu DIA memberi tobat atasmu dan
memaafkan kamu, maka kini gembirakanlah mereka dan carilah (kehamilan) yang ALLAH wajibkan atasmu.
Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam waktu fajar. Kemudian
sempurnakanlah puasa sampai malam, dan jangan gembirakan mereka, dan kamu berukuf dalam
Mesjid-mesjid. Itulah batas-batas hukum ALLAH, janganlah mendekatinya. Demikian ALLAH
menerangkan Ayat-ayat-NYA bagi manusia semoga mereka menginsyafi.

Rasanya pada ketiga Ayat Suci yang artinya dicantumkan di atas ini telah sempurna ketentuan wajib puasa bagi manusia dengan segala peraturan, tujuan, dan faedahnya. Namun semua itu membutuhkan analisa dengan pemikiran logis, di bawah ini kita sampaikan pokok-pokok seperlunya sesuai dengan kesadaran yang berlaku:

A. Alquran adalak Kitab Suci terakhir diturunkan ALLAH  bagi tuntunan hidup seluruh manusia yang mendiami planet-planet dalam lingkungan Tatasurya ini. Dia diturunkan malam hari, dinyatakan pada Ayat 97/1, yaitu malam ketentuan waktu mana Bumi tepat berada di bawah transit planet Muntaha mengitari Surya. Ketika itu malekat turun bersama segala urusannya hingga pada Ayat
   44/3 dikatakan bahwa malam itu penuh barkah atau dibarkahi. Dalam sejarah tercatat bahwa malam Alquran diturunkan itu ialah pada bulan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ayat 2/185. Tuntunan hidup yang terkandung dalam Kitab itu terbagi pada tiga pokok penting yaitu petunjuk, keterangan tentang petunjuk, dan garis pemisah.

   Petunjuk ialah hukum dan sikap hidup yang harus berlaku di antara manusia di segala tingkat dan keadaannya, ketentuannya mudah dapat difahami dan dihayati oleh semua orang. Hal ini disebut dengan Ayat Mukhamat pada Ayat 3/7. Sementara keterangan tentang petunjukdisebut dengan Ayat Mutasyabihat yaitu ketentuan-ketentuan hukum tentang segala sesuatu yang baru dapat difahami melalui penganalisaan logis tentang mana sangat diperlukan pengetahuan luas dan perhatian penuh. Hal ini disebut juga dengan “pemikiran” yang dijelaskan bagi para ilmuawan.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
15/9.  Bahwa KAMI menurunkan pemikiran, dan KAMI adalah penjaga baginya.

تَنزِيلٌ مِّنَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
41/2.  Turun dari ARRAHMAAN yang penyayang.

كِتَابٌ فُصِّلَتْ آيَاتُهُ قُرْآناً عَرَبِيّاً لِّقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
41/3.  Kitab yang dijelaskan Ayat-ayatnya Alquran berbahasa Arab
untuk kaum yang berilmu.

   Jadi, Ayat-ayat Mutasyabihat yang banyak terdapat dalamm Alquran sengaja ditujukan bagi para ilmuwan, memang wajarnya demikian, dan mereka inilah, selaku orang-orang penting dan pemimpin masyarakat, kemudiannya menjelaskan kepada orang banyak segala sesuatu ilmiah yang dalam Ayat 2/185 disebut dengan “keterangan tentang petunjuk”.

   Alquran juga mengandung “garis pemisah.” yang pada Ayat 44/4 dimaksudkan “di dalamnya dipisahkan setiap urusan bijaksana”, bahwa dalam Alquran itu dapat diketahui mana yang baik dan buruk, begitupun mana yang berfaedah dan merusak untuk dihayati dalam kehidupan berkelanjutan yang berujung pada Hari pembalasan di Akhirat nanti.

   Jelaslah bahwa Alquran berisikan tuntunan logis bagi manusia dalam kehidupan, walaupun di antara Ayatnya disebut Mutasyabihat yang dapat diketahui maksudnya oleh orang-orang berilmu, namun Ayat Mukhamat yang mudah dapat difahami juga menjuruskan orang kepada berfikir logis untuk beroleh keinsyafan. Karena itulah Alquran diturunkan pada bulan Ramadhan yang pada siang harinya orang diwajibkan puasa yang juga menjuruskan orang kepada keinsyafan tentang hidup, termuat pada akhir Ayat 2/183 dan 2/187.

B. Kini timbul pertanyaan: Siapa saja di antara lelaki dan perempuan yang diwajibkan berpuasa
   Ramadhan itu? Jawabnya ialah:

1.   Diwajibkan melakukan ibadah puasa adalah orang-orang beriman yaitu mendirikan Shalat dan hukum lainnya dalam Islam. Orang-orang yang tidak beragama Islam boleh melakukan puasa itu untuk keuntungan dirinynya secara psikologis dan biologis, tetapi tiada faedahnya bagi orang itu dalam perhitungan risiko dirinya di Akhirat nanti, kecuali sewaktu dia telah bertobat dan menganut Islam lalu melaksanakan hukum agama itu sebelum meninggal dunia.  Tentang ini ALLAH menyatakan dalam Alquran yang artinya:   
 
إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
2/131.  Ketika TUHAN-nya berkata padanya: “Islamlah”.
Dia berkata “Aku Islam untuk TUHAN seluruh manusia.”

وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ
وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلاَ تَمُوتُنَّ إَلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
2/132.  Dan Ibrahim mewasiati anak-anaknya dengannya, begitupun Yakub (cucunya): “Hai anak-anakku,
bahwa ALLAH telah memilih untukmu  agamu itu, maka janganlah mati kecuali kamu orang-orang Islam.”

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
3/85.   Siapa yang mencari agama selain Islam, tidaklah akan diterima daripadanya,
dan dia di Akhirat termasuk orang-orang merugi.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا
مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
39/53.  Katakanlah: “Hai hamba-hamba-KU yang boros atas dirinya, janganlah kecewa dari rahmat ALLAH.
Bahwa ALLAH mengampuni dosa semuanya, bahwa DIA pengampun penyayang.

وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
39/54.  “Dan kembalilah kepada TUHAN-mu dan Islamlah untuk-NYA sebelum siksaan datang padamu,
kemudian kamu tidak akan ditolong.”

2.   Kalau Shalat diperintahkan kepada seluruh manusia, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/21, dengan mana mereka dinyatakan Islam dan melaksanakan semua hukum ALLAH, maka wajib puasa diperintahkan kepada orang-orang beriman, termuat pada Ayat 2/183. Jadi wajib Shalat lebih utama daripada wajib puasa. Syarat untuk jadi orang-orang beriman ialah menurut ketentuan ALLAH pada pada Ayat Suci yang artinya:

ِّ
فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكمُوكَ فِيمَا شَجَرَ
بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً
4/65.   Demi TUHAN-mu, tidaklah mereka beriman hingga mereka meminta hukum padamu tentang
yang bertumbuh di antara mereka, kemudian mereka tidak mendapatkan halangan dalam diri mereka
tentang yang yang engkau laksanakan, dan mereka mengucapkan selamat dengan keIslaman.

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً
أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً
33/36.  Tiada bagi Mukminin dan tiada bagi Mukminah ketika ALLAH dan Rasul-NYA melaksanakan perintah
bahwa bagi mereka ada pilihan dari urusan mereka. Dan siapa yang menyanggah ALLAH dan Rasul-NYA,
sungguh dia sesat pada kesesatan nyata.

       ALLAH bersumpah dengan DIRINYA bahwa orang-orang yang tidak mematuhi hukum yang tercantum dalam Alquran bukanlah orang-orang beriman. Jadi yang beriman pada Ayat 2/183 adalah mereka yang sepenuhnya mematuhi dan melaksanakan hukum Islam.

3.   Kalau pada Ayat 4/43 orang-orang yang hilang ingatan dilarang mendirikan Shalat, sekalipun mereka beriman, demikian pula pada wajib puasa. Kalau orang sedang sakit masih diperintah melakukan Shalat sesanggupnya, maka wajib puasa tidak dikenakan pada orang itu tetapi harus menggantinya pada hari-hari sehatnya sesudah bulan Ramadhan, tercantum pada Ayat 2/185. Yang dimaksud hilang ingatan tadi bukanlah orang tidur pada siang hari Ramadhan tetapi orang-orang yang tidak berakal, tidak memahami bulan Ramadhan dan puasa, anak kecil dan orang edan atau gila.
       Orang sakit dilarang melakukan puasa Ramadhan yaitu jika puasanya akan menambah penyakitnya, tetapi dia wajib mengganti puasa yang ditinggalkannya sebanyak hari tertentu pada bulan sesudah Ramadhan ketika dia sudah sehat. Jika dia tidak sempat jadi sehat jadi sehat sampai pada hari kematiannya, maka ALLAH pengasih pengampun, tetapi jika dia berpura-pura sakit dan tidak mau mengganti jumlah puasa Ramadhan yang ditinggalkannya, maka ALLAH Maha Tahu dan sangat dalam balasan.
       Sebaliknya jika puasa tidak menambah penyakit pada orang itu maka dia wajib puasa malah ibadah ini akan membaikkan kesehatannya biologis maupun psikologis, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/184.

4.   Menurut Ayat 2/21 jo 4/43, orang-orang tua walaupun telah sangat lanjut usia masih diwajibkan melakukan Shalat asal saja dia tidak hilang ingatan atau pikun, tetapi dia boleh mengganti puasa Ramadhannya dengan memberi makan minimal seorang miskin, yaitu setiap hari puasa yang ditinggalkannya. Jika kebetulan dia tidak menyanggupi juga, maka ALLAH Mahatahu dan pemurah, tetapi kalau dia coba juga berpuasa Ramadhan bahkan akan lebih baik, biologis maupun psikologis.
       Ingatlah bahwa ALLAH menginginkan kemudahan dan kebaikan bagi manusia sendiri dengan kewajiban puasa itu, bukanlah DIA menginginkan kesulitan dan pemaksaan. DIA menginginkan kesehatan manusia dengan puasa, bukan menyebabkan penyakit pada manusia, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/184 dan 2/185. Jika terlihat tanda-tanda bahwa puasa itu mendatangkan keburukan atau penyakit bagi manusia, maka jangan salahkan puasa tetapi manusia itu sendiri yang tidak sempurna menjalankan wajib puasanya.

C. Istilah SAFAR biasanya diartikan orang dengan “perjalanan” padahal Alquran dengan beberapa Ayat Suci secara jelas menyatakan maksud istilah itu adalah BEBAN. Hal ini telah dibicarakan juga  mengenai wajib Shalat. Tetapi untuk jelasnya di bawah ini kita tambahkan keterangan yang lebih terperinci.

1.   Untuk “perjalanan” Alquran memberikan istilah SAIRU, SAYYAARAH, MASYYU, MASYSYAA-U, dan JUNUBU , bahkan juga memberikan istilah DHARABA FII, tercantum dalam Ayat 2/273, 3/156, 4/94, 4/101, 5/106, dan 73/20. Jadi istilah SAFAR bukanlah berarti perjalanan tetapi BEBAN sehubungan dengan sangkut-pautnya dengan Ayat Suci lain.

2.   Orang-orang yang tergolong “ALAA SAFARIN, mengenai wajib puasa, yaitu orang-orang lemah fisik, bekerja berat, bertugas di medan perang, perempuan yang sedang hamil tua, perempuan yang baru melahirkan dan menyusukan bayi, dan perempuan haid. Semua orang itu tidak tergolong pada orang sakit, tidak MARIIDHA atau MARDHAA.

a.   Orang yang sedang lemah pisik karena baru sembuh dari sakit, baik dia muda atau tua, lelaki atau perempuan, harus menunda puasa Ramadhannya pada hari-hari berikutnya jika dia sempat kuat kembali. Jika dia tetap lemah maka atasnya wajib memberi fidyah yaitu memberi makan seorang miskin untuk satu hari puasa Ramadhan yang dia tinggalkan. Tetapi wajib Shalat tetap berlaku baginya. Orang lemah ini tidak termasuk pada SAFAR pada Ayat 4/43 dan 5/6.

b.   Orang yang bekerja berat seperti dalam tambang, dalam laut, dan sebagainya, baik sifatnya insidentil atau untuk mencarikan kebutuhan hidup keluarganya, dan pekerjaan itu membtuhkan tenaga kuat dan besar, hendaklah menunda puasanya pada hari-hari sesudah Ramadhan sewaktu dia tidak kerja berat lagi atau sewaktu dia mendapat cuti.
           Dia wajib memgganti puasa Ramadhan yang dia tinggalkannya, tetapi jika dia senantiasa bekerja berat jadi kuli angkat barang-barang karena kemiskinan dan untuk menghidupi keluarganya, dia boleh membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin lain untuk masing-masing hari puasa Ramadhan yang dia tinggalkan, sementara wajib Shalat tetap berlaku baginya.

Comments No Comments »

Setiap malam tak jemu ia menelepon ku
Kulayani dia, hanya wicara
Ntah apa yang dicarinya

Ada tiga pertanyaannya
Tentang opini ku dari keyakinan ku
Ntah apa yang dicarinya

Ia bertanya:
- Mengapa "Mujahid" mengejar Surga dan Bidadari-Nya dan Gambaran senggama dengannya?
- Jika tuhan ada mengapa ada penderitaan?
- Bukankan tuhan ada karena kita yang menjadikannya ada dalam fikiran kita?

Aku hanya tersenyum, kemudian kembali ku bertanya padanya:

Mana
nikmat paling indah dirasakan dimuka bumi? Itulah yang dapat dijadikan
simbol kenikmatan paling tinggi itulah gambaran surga dalam
simboliknya.
Padahal nikmat surga lebih dari itu.
Jika kamu wanita yang biasa saja, lelaki mana yang kamu dambakan?
Pastilah tentu lelaki sempurna pula, dalam fisik dan pemikiran.
Kamu tidak akan mendapatkannya kecuali dengan cara.
Dan
jika kamu mengetahui cara itu, pastilah kamu akan lakukan cara itu demi
mendapatkan lelaki sempurna itu terlebih dengan Keridhoan-Nya bila kamu
meyakini-Nya.

Penderitaan ada justru karena kita tidak percaya Tuhan atau sebaliknya?
Sejauh perjalananku yang merasakan penderitaan hanyalah mereka yang tidak beriman.
Atau setidaknya ketika imannya berkurang.
Apakah kaum hedonist benar-benar merasakan kebahagiaan dari kebebasannya?.
Tidak, sama sekali tidak, pada akhirnya mereka menumui kehampaan.
Dan penderitaan orang beriman justru karena ia merasa dalam keterikatannya dengan keduniawian.

Pernahkan kamu memikirkan bagaimana tercipta proses berfikir?
Bagaimana bumi dan langit dibentuk, sistem dalam tubuh mahluk hidup, pernahkah kamu benar benar memikirkannya? Aku yakin tidak.
Karena ketidak mampuan kamu memikirkannya, maka kamu tidak mampu pula mengenali dan mengetahui keberadaan-Nya.

Kemudian ia diam,
Lalu bicaranya seputar keindahan
Keindahan dari kenikmatan lelaki dan perempuan.
Ternyata dia sendiri masih membutuhkan.

Itulah fitrahnya.
Ia haus akan belaian.
Ternyata ia dalam ketidak sadaran penuh,
Bahwa akhirnya kesana jua pemikiran manusia

Padahal ia masih di dunia nyata,
Kenikmatan "semu" dari kenikmatan tertinggi duniawi saja ia masih mau merasakannya.
Meski semu.
Padahal itu juga gambaran simbolik kenikmatan surgawi dalam keyakinanku
Ia lupa akan hal itu.

Astagfirullah.

Comments No Comments »

MENCIPTAKAN IKLIM BISNIS YANG SEHAT DAN KONDUSIF

Oleh : KH. M. Shiddiq
al-Jawi(ILOVEU PAK KYAI,MAKASIH ATAS ILMUNYA,LAIN KALI SHARING LAGI YAH)

Fakta Iklim Bisnis

Bisnis adalah segala kegiatan produsen
untuk memproduksi dan memasarkan barang/jasa kepada konsumen untuk memperoleh
laba (profit) (Straub & Attner, 1994). Sedangkan iklim bisnis –dimodifikasi
dari definisi "iklim investasi" Stern (2002)– adalah semua kebijakan,
kelembagaan, dan lingkungan, baik yang sedang berlangsung maupun yang diharapkan
terjadi di masa depan, yang dapat mempengaruhi kegiatan bisnis (Kuncoro,
2006).

Iklim bisnis dipengaruhi banyak faktor. Berdasarkan survei, faktor
utama yang mempengaruhi iklim bisnis adalah tenaga kerja dan produktivitas
tenaga kerja, perekonomian daerah, infrastruktur fisik, kondisi sosial politik,
dan institusi (Kuncoro, 2006). Faktor institusi yang dimaksud, terutama ialah
institusi birokrasi (pemerintah).

Untuk kasus Indonesia, birokrasi banyak
disorot karena justru melahirkan iklim bisnis yang tidak kondusif. Studi Bank
Dunia (2004) menunjukkan, alasan utama investor khawatir berbisnis di Indonesia
adalah ketidakstabilan ekonomi makro, ketidakpastian kebijakan, korupsi (oleh
pemerintah daerah maupun pusat), perizinan usaha, dan regulasi pasar tenaga
kerja (Kuncoro, 2006).

Ketidaksabilan ekonomi makro itu misalnya
diindikasikan dengan berbagai kebijakan makro yang justru melumpuhkan dunia
bisnis, besar maupun kecil. Seperti kenaikan harga BBM yang rata-rata lebih dari
120 %, kenaikan suku bunga, kenaikan upah minimum, dan segera menyusul kenaikan
tarif dasar listrik dan gas.

Ketidakpastian kebijakan contohnya adalah
pemberlakuan PP No. 63/2003 yang diberlakukan surut sejak 1995 di Batam. PP
mengenai pajak penjualan barang mewah (PPnBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN)
tersebut mengakibatkan 25 perusahaan penanaman modal asing (PMA) dikabarkan akan
hengkang dari Batam.

Mengenai pungli, reputasi birokrasi Indonesia tak
usah diragukan lagi. Pungli telah ada sejak mencari bahan baku, memproses input
menjadi output, hingga tahapan ekspor. Rata-rata persentase pungli terhadap
biaya ekspor setahun adalah 7,5 % yang diperkirakan sebesar Rp 3 triliun atau
sekitar 153 juta dolar AS! (Kuncoro, 2006).

Perizinan usaha juga sering
dikeluhkan. Kegiatan bisnis sering tertunda karena untuk melakukan bisnis di
Indonesia butuh waktu 168 hari untuk mengurus perizinan berbelit-belit dengan
biaya yang dapat mencapai rata-rata 14,5 % dari rata-rata pendapatan
pengusaha.

Inilah gambaran sekilas fakta iklim bisnis, sekaligus fakta
iklim bisnis yang tidak kondusif dalam kasus perekonomian Indonesia. Para
birokrat dan pejabat Indonesia baik di pusat maupun daerah lebih bangga
berperilaku sebagai predator daripada menjadi fasilitator bagi penciptaan iklim
bisnis yang sehat dan kondusif.

Pangkalnya Sistem
Kapitalisme

Iklim bisnis Indonesia yang tidak kondusif tersebut, tak
dapat dilepaskan dari sistem kapitalisme yang ada. Karakter-karakter dasar
sistem kapitalisme yang destruktif telah menjadi faktor determinan (menentukan)
terhadap penciptaan iklim bisnis.

Sebagai contoh, mengapa banyak pungli
dan korupsi? Ke mana larinya komitmen moral dan tanggung jawab sosial birokrat?
Jawabannya dapat dikembalikan pada salah satu karakter dasar kapitalisme, yaitu
menomorsatukan self-interest (kepentingan pribadi) (Chapra, 2000). Adam Smith
dalam bukunya The Wealth of Nations (1776) hal. 27 menegaskan bahwa
self-interest merupakan kekuatan pembimbing bagi individu untuk melakukan
aktivitas ekonomi. Kata Adam Smith,"Bukan karena kemurahan hati tukang daging,
pembuat bir, atau tukang roti kita berharap dapat makan malam, melainkan karena
mereka mengejar kepentingan pribadi masing-masing." (Jalaluddin,
1991).

Ketidakjelasan kebijakan seringkali membuat akses terhadap
informasi dan pasar, permodalan, dan teknologi hanya dinikmati para pengusaha
besar yang berkolusi dengan birokrat yang korup. Pengusaha kecil harus rela mati
akibat kompetisi tidak fair ini. Mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya juga dapat
dikembalikan pada salah satu karakter dasar kapitalisme, yaitu penerapan prinsip
Darwinisme Sosial yang kejam ala Thomas R. Malthus (w. 1834). Esensi prinsip
itu, yang berhak bertahan hidup hanyalah yang terkuat (survival for the fittest)
(Chapra, 2000).

Walhasil, iklim bisnis yang tidak kondusif itu sebenarnya
hanya gejala (symptom) luar dari sebuah masalah inheren yang lebih mendasar,
yakni eksistensi sistem ekonomi kapitalistik yang pada dasarnya destruktif. Maka
solusinya tidak cukup kita hanya melakukan reformasi pelayanan publik (seperti
perizinan) atau perbaikan moral birokrat. Sistem kapitalismenya sendiri juga
harus dibongkar total dan diganti dengan sistem ekonomi Islam yang konstruktif
dan rahmatan lil ‘alamin.

Menciptakan Iklim Bisnis
Kondusif

Berikut ini akan dijelaskan solusi Islam yang akan dijalankan
Negara Khilafah menyangkut metode dan strategi dalam menciptakan iklim bisnis
yang sehat dan kondusif.

Metode tersebut adalah kebijakan Khilafah
menerapkan hukum-hukum syariah yang menyangkut kegiatan ekonomi dalam sebuah
sistem ekonomi Islam. Segala kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan individu,
baik kebutuhan primer maupun sekunder, wajib terikat dengan hukum syariah.
Metode wajib dan baku yang diterapkan Khilafah inilah yang oleh Syaikh
an-Nabhani (1963) diistilahkan dengan Politik Ekonomi dalam Islam (siyasah
al-iqtishad fi al-islam).

Metode tersebut secara kontras berbeda dengan
kebijakan negara penganut kapitalisme yang melepaskan aktivitas ekonomi dari
agama, dan hanya mengkaitkannya dengan nilai manfaat (an-naf’iyah). Pornografi,
pornoaksi, riba, judi, dan khamr, semuanya dianggap sah dalam kapitalisme karena
bermanfaat dan dapat memuaskan kebutuhan sebagian individu masyarakat. Namun
dalam Islam, semua itu tidak boleh ada dalam masyarakat, karena walau bermanfaat
namun syariah Islam telah mengharamkannya.

Metode ini, dengan demikian,
mendeskripsikan logika sistem yang unik dalam ekonomi Islam, yang sangat berbeda
secara fundamental dengan sistem kapitalisme.

Berdasarkan metode
tersebut, dibangun berbagai strategi syar’i untuk menciptakan iklim bisnis yang
sehat dan kondusif. Di antara strategi yang terpenting adalah :

1. Negara
wajib menjamin keamanan dan stabilitas masyarakat.

Keamanan dan
stabilitas merupakan salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi. Tanpanya,
tidak akan ada investasi atau aktivitas ekonomi lainnya yang signifikan
(Jalaluddin, 1991). Negara bertanggung jawab mewujudkan keamanan dan stabilitas
ini atas seluruh rakyatnya. Nabi SAW bersabda, "Imam adalah (ibarat) penggembala
dan dialah yang bertanggung jawab atas gembalaannya [rakyatnya]." (HR
Muslim).

2. Negara wajib memberantas kerusakan moral (moral corruption)
birokrat dan pengusaha.

Pengalaman pembangunan Dunia Ketiga menunjukkan,
kerusakan moral birokrat dan juga pengusaha berkontribusi besar terhadap
buruknya iklim bisnis (Jalaluddin, 1991). Berbagai suap, korupsi, pungli,
manipulasi, dan sebagainya tak hanya menciptakan iklim bisnis yang payah dan
menurunkan daya saing, tapi juga suatu dosa di mata Allah SWT. Nabi SAW
bersabda,"Barangsiapa mengumpulkan harta dari jalan yang haram, kemudian dia
sedekahkan harta itu, maka dia tidak akan mendapat pahala dan bahkan dia
mendapat dosanya." (HR Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan al-Hakim).
(Al-Qaradhawi, 1990:40)

Maka negara wajib melakukan upaya penanggulangan
komprehensif, antara lain : (1) memperbaiki mentalitas (nafsiyah) birokrat
dengan Aqidah Islam, (2) menciptakan standar rekrutmen yang jelas atas dasar
integritas moral dan kapabilitas, (3) meningkatkan kesejahteraan birokrat, (4)
meningkatkan pengawasan, dan (5) memberikan sanksi yang tegas dengan Sistem
Pidana Islam.

3. Negara wajib mengawasi segala kegiatan
bisnis

Pengawasan mutlak adanya agar seluruh elemen sistem terhindar dari
penyimpangan syariah. Pengawasan ini dilakukan oleh negara sebagai amar ma’ruf
nahi mungkar (QS 3:110) yang dijalankan oleh institusi hisbah (Ahmad, 2001).
Muhtasib (Qadhi Hisbah) yang menjalankan amanah tersebut bertugas memelihara
hak-hak masyarakat, misalnya bertugas keliling pasar memeriksa takaran dan
timbangan. Muhtasib dapat melakukan sidang di tempat, dan dalam tugasnya
disertai polisi untuk mengeksekusi vonis. Rasulullah SAW telah mengangkat Said
bin Said bin al-’Ash bin Umayyah sebagai petugas pengontrol pasar di Makkah
(Ahmad, 1991). Pengawasan juga wajib dilakukan oleh masyarakat sebab mereka juga
berkewajiban amar ma’ruf nahi mungkar (QS 9:71).

4. Negara wajib
menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang mendukung bisnis.

Dalam
kebijakan fiskal, negara misalnya tidak dibenarkan menarik pajak kecuali
memenuhi 4 (empat) syarat, yaitu : (1) dipungut untuk menjalankan kewajiban
bersama negara dan kaum muslimin; (2) hanya diambil dari orang kaya; (3) diambil
sesuai kadar kebutuhan (temporal); (4) diambil hanya dari muslim (An-Nabhani,
1990). Kaidah fikih menyatakan : laa yajuuzu an yu`khadza min maalil muslim
syai`un illa bi-haqqin syar’iy. (Tidak boleh memungut harta muslim sedikit pun
kecuali berdasarkan hak yang dibenarkan syar’i) (An-Nabhani, 1990). Dalam
kebijakan moneter, negara misalnya wajib mencetak dinar dan dirham saja, dan
melarang mata uang lain misalkan dolar jika membahayakan stabilitas moneter
negara (An-Nabhani, 1963).

5. Negara wajib menerapkan kebijakan
ketenagakerjaan yang Islami

Negara tidak boleh menerapkan kebijakan
ketenagakerjaan yang bertentangan dengan Islam. Penetapan upah buruh, misalnya,
wajib berdasarkan kadar manfaat (jasa) yang diberikan oleh buruh, bukan
berdasarkan daya beli upah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup minimum
buruh, seperti dalam kapitalisme. Jika buruh tetap miskin dengan upah itu, maka
yang bertanggung jawab atas kesejahteraannya adalah negara (Baitul Mal), bukan
pengusaha (An-Nabhani, 1990). Negara juga wajib melindungi buruh dari
eksploitasi pengusaha yang secara sepihak memaksakan upah yang tidak layak. Pada
dasarnya, besarnya upah ditentukan sendiri oleh buruh dan pengusaha secara suka
rela. Jika tidak ada titik temu, buruh dan pengusaha masing-masing menunjuk
seorang ahli sebagai wakil masing-masing untuk membicarakan besaran upah. Jika
tidak ada titik temu juga, negaralah yang akan menunjuk para ahli yang akan
mewakili buruh dan pengusaha untuk menentukan besaran upah (An-Nabhani,
1994).

6.Negara wajib menerapkan sistem administrasi birokrasi yang
sederhana, cepat, dan profesional

Negara dibolehkan melakukan pencatatan
administratif atas lembaga bisnis dan berbagai kegiatannya. Kaidah fikih
menyatakan : al- ashlu fi al-af’aal al-idariyah al-ibahah (hukum asal aktivitas
administrasi/manajerial adalah boleh). Birokrasinya harus sederhana, cepat, dan
profesional. Namun negara tidak boleh sama sekali mengambil segala macam
pungutan. Kaidah fikih menyatakan : laa yajuuzu an yu`khadza min maalil muslim
syai`un illa bi-haqqin syar’iy. (Tidak boleh memungut harta muslim sedikit pun
kecuali berdasarkan hak yang dibenarkan syar’i) (An-Nabhani, 1990:240, Bab
Adh-Dhara`ib)

7. Negara melarang segala bentuk kegiatan bisnis yang
diharamkan

Negara melarang dan menindak segala bentuk bisnis yang haram,
baik bisnis barang haram seperti daging babi, darah, bangkai, patung, dan khamr;
maupun bisnis jasa haram seperti riba, judi, prostitusi, dan sebagainya. Allah
SWT berfirman :

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan
harta di antara kamu dengan cara yang batil, kecuali dengan cara perdagangan
berdasarkan saling ridha daripada kamu.." (QS An-Nisaa` [4] : 29)

8.
Negara melarang segala bentuk kegiatan bisnis yang berbahaya
(dharar)

Negara akan melarang bisnis yang walaupun asalnya mubah namun
menimbulkan bahaya. Misalnya menangkap ikan dengan dinamit, atau mengoperasikan
pabrik yang menimbulkan polusi udara, suara, atau bau. Nabi SAW bersabda, "Laa
dharara wa laa dhiraara." (HR Ahmad & Ibn Majah), artinya tidak boleh
menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

9. Negara
melarang segala bentuk kegiatan bisnis yang dapat menimbulkan kesenjangan
sosial-ekonomi masyarakat

Negara akan melarang hal-hal yang meski asalnya
mubah namun membuat harta beredar di kalangan orang-orang kaya saja (QS 59:7).
Misalnya membangun mal di dekat pasar tradisional yang dapat mematikan pasar
tradisional itu.

Comments No Comments »

JEBAKAN-JEBAKAN BISNIS [Jajanan] Hati-hati!
Ketika kita memulai buka bisnis jajanan, seperti burger, pisang goreng modern, kebab, dll jebakannya diantaranya adalah :
1. Begitu buka langsung rame. 
perlu
dipahami PEMBELI belum menjadi PELANGGAN. pembeli masih mencoba rasa,
bisa dilihat dgn wajah-wajah baru yang membeli jajanan kita.
2.
Dampak dari poin pertama, owner bersegera menaikan harga. padahal kita
belum memiliki Pelanggan tetap, tapi baru sekedar org yg mencoba rasa.
jangan pernah tergoda untuk menaikan harga kecuali kita memang sudah
memiliki data akurat bahwa pembeli telah "nyandu" terhadap jajanan
kita. bila telah menjadi fans berat jajanan kita, pelanggan kadang
melakukan hal yg tidak logis utk mencari jajanan kita. dibandung
ntuhada mih kocok dadeng yg mahalnya minta ampun,. kadang aneh juga org
mau membeli mih kocok semahal itu. ada juga baso akung, kolek macan, dll
3.
masih dampak poin ke 1, kita ke GR an kalo jajanan kita enak. kita
harus bisa fair membandingkan rasa dan harga jajanan kita, dengan
kompetitor kita. bukan atas dasar lidah kita, tapi juga atas dasar
lidah orang umumnya. kalo toh rasanya kaga enaknya minta ampun dilidah
kita, tapi cocok dengan umumnya lidah orang, maka kita harus memilih
lidah keumuman. tapi hal tsb jarang terjadi.
4. Hal yg lain adalah
dlm memilih tempat yg tidak jeli atau proporsional. kita jual burger di
SD yang SPP nya aja gratis,.. kaga pernah bakal rame.  mendingan jual
cireng konpensional aje atau ciloks.. Kadang juga dlm memilih tempat
ntuh "Nyambi", maksudnya, kita punya tempat gudang beras nganggur,
drpada nyewa tempat untuk jualan pisang goreng, lebih baek di gudang
berras aje… inimahkaga nyambung.. Kita Harus Vokus concern &
Modal dalam memilih tempat yg strategis dan proporsional agar
"coba-coba"-nya kita dlm bisnis ini tidak membuat kita kapok
bercita-cita menjadi enterprener.

yang perlu dingat, jajanan
tidak dapat menggantikan makanan pokok. dari pada beli kebab seharga
ceban, mendingan nasi uduk dua piring, mana beli kebab, harganya ntuh
kaga bisa di cingcay lagi..

Sekali Pembeli KAPOK beli jajanan
kita, baik karena harga yg mahal, rasa yg ga enak, atau misal nya
counter yang full lalaeur..  akan Sulit mengubah kesimpulan akhir yg
membuat nya Kapok sehingga mau nyoba lagi.

Sangat beda bisnis Jajanan dgn bisnis lainnya. Bisnis jajanan kita dituntut LANGSUNG PERFECT.
adapun yg lainnya seperti bisnis di bidang rental komputer, vocher HP,
Laundry, dll, kesempurnaan bisnis bisa dipenuhi seiring berjalannya
waktu, dan keberadaan modal. 

semoga bermanfaat. selamat berbisnis..

Comments No Comments »

SOLUSI KENAIKAN HARGA PANGAN DAN BBM
MEMBELI DAN MENABUNG “ 

oleh:dedi priansyah.

kenaikan
harga pangan dan BBM nampaknya sudah tidak terkendali lagi bahkan untuk
turun kembali ke harga semula tidak mungkin, hal ini disebabkan oleh
beberapa factor yaitu stock pangan dunia yang sudah mulai berkurang
akibat bencana alam dan kondisi pertanian kita yang sudah tidak memadai
akibat bencana alam dan lain-lain. 

Indonesia Negara yang kaya
Raya akan hasil buminya juga merasakan dampak tersebut terutama untuk
kebutuhan sembilan bahan pokok yang sangat dirasakan berat oleh
masyarakat golongan menengah kebawah, harga beras yang semula Rp.3.500
naik menjadi Rp.7000 / Kg kenaikan mencapai 100 persen dalam tempo 4
bulan, demikian juga Minyak goreng dan Susu formula untuk bayi.

Kenaikan
harga BBM sekarang tentu berdampak naiknya lagi harga pangan dan biaya
transportasi, tidak ada pilihan lain bagi masyarakat, harus bisa
mencari alternatif lain agar bisa bertahan hidup.yaitu harus bisa
memanfaatkan tanah halaman rumah dengan tanaman singkong dan menanam
sayuran, serta membuat pengganti lauk pauk, dengan berbagai cara untuk
penghematan biaya hidup..

Masyarakat yang menjadi warga miskin
nampaknya semakin bertambah,akibat dari beban biaya hidup yang semakin
berat, Mengeapa kekayaan hasil bumi kita tidak mampu mensejahterakan
rakyat indonesia ?  Padahal kekayaan Hasil bumi kita seperti batu bara,
minyak, dan Gas bumi serta lain-lain. kalau Rp.500 saja per ton batu
bara atau Rp.500 per liter minyak untuk rakyat miskin maka sudah bisa
mengatasi kemiskinan, coba anda bayangkan satu tahun saja berapa
produksi batu bara dan minyak kita di Indonesia?

Pengadaan dana
BLT ( Bantuan Langsung Tunai 100 ribu per bulan ) dan pengadaan pasar
murah atau Bazaar oleh pemerintah tidak efectif mengatasi beban hidup
masyarakat kelas bawah, karena pasar murah hanya berlaku dalam sehari
atau satu minggu saja. Sehingga uang BLT yang mereka terima tidak
sesuai untuk kebutuhan sehari-hari.

Kenaikan harga BBM sebaiknya
Rp. 500 ,per liter untuk mengatasi kemiskinan yaitu dari hasil
penjualan di dalam negeri, seumpama penjualan BBM didalam negeri
mencapai = 600.000.000 liter X Rp.500 =   Rp. 300.000.0000.000 ( tiga
ratus Milyar )   bisa dibagi untuk 300 kecamatan. ( 1 milyar per
kecamatan ) untuk pembelian Sembako atau beras saja.
Sehingga dana
BLT yang mereka terima dapat mereka gunakan sesuai untuk membeli
Sembako murah dan dapat mengatasi melonjaknya harga pangan dipasaran
buat warga miskin.
Pemerintah sebaiknya mendirikan sebuah toko permanen untuk
Masyarakat kelas bawah dengan nama ( Toko MASKABA ) Toko Sembako
masyarakat kelas bawah . yang diadakan disetiap Kecamatan. Atau
ditangani oleh Swasta atau koperasi dengan harga ketentuan dari
pemerintah, karena selama ini dipasaran harga sembako tidak terkendali
kenaikannya dan tidak ada pula control harga dari pemerintah

Pejualan
beras dengan harga langsung dari pemerintah sangat diharapkan oleh
masyarakat  ( tetapi jangan  beras Raskin yang selama ini ditawarkan
kemasyarakat kwalitasnya kurang bagus dimasak pagi sore hari basi )
yang diharap masyarakat beras beras berkwalitas baik dengan harga jual
sedikit lebih rendah dari harga di pasaran.
Misalnya harga 4.500. per kg untuk masyarakat kelas bawah untuk yang membeli mendapat tabungan Rp.500 per KG
dengan contoh Perincian Pembelian dalam satu bulan :

1. Membeli Beras 50 Kg   / bulan                     50 Kg  X Rp. 500 = Rp. 25.000 

2. Membeli Gula pasir 15 Kg   / bulan                15.kg  X Rp. 500 = Rp.   7.500

3. Membeli Tepung 15 Kg / bulan                     15.kg  X Rp. 500 = Rp    7.500

4. Membeli Minyak goreng 25 Ltr /bulan             25 Ltr X Rp. 500 = Rp  12.500

5. membeli minyak tanah    25 liter / bulan         25.Ltr X Rp. 500 = Rp. 12.500

========================================================

Jumlah—————————————————-         Rp. 65.000

Maka dalam satu bulan mempunyai tabungan Rp.65.000   ( Enam puluh lima ribu rupiah ) untuk 5 ( Lima ) jenis barang.
Pembelian
harga barang dibatasi sesuai jumlah diatas beras hanya 50 KG saja Per
Kepala keluarga, hal ini menjaga agar tidak dijual ke orang yang mampu..

Warga
miskin yang terdaftar di buatkan kartu anggota dan nomor rekening
tabungan. Kemudian   hasil tabungan masing2 di data di Toko tersebut,
keuangan tabungan di setor ke Bank satu bulan sekali.

Dengan adanya system ini maka masyarakat kita yang kurang mampu, akan mempunyai tabungan masa depan yang cerah untuk anak2 nya

Dapat diambil dalam tempo 1 tahun yaitu  Rata-rata pemebelian per bulan
mendapat tabungan Rp.65.000 X 12 bulan = Rp.780.000. ( Tujuh ratius
delapan puluh ribu rupiah
)

Penjual dan Pembeli sama2 untung, maka kesejahteraan masyarakat akan tercapai dengan adanya system “ Memebeli dan Menabung “ ini

System " Membeli dan Menabung" juga dapat diterapkan di Supermarket untuk untuk menjaring pembeli tetap, untuk semua lapisan masyarakat yang kaya maupun yang miskin dengan cara yaitu :
Bagi
Koperasi yang menjalankan sistem ini tidak perlu modal untuk pemebelian
sembako dan malah koperasi mendapat untung dengan adanya sistem "
Membeli dan menabung "  ini .
Pertama koperasi harus bekerjasama
dengan Toko atau Supermarket untuk pengadaan Sembako atau barang
lainnya. kemudian Koperasi menjaring anggoita Koperasi untuk berbelanja
di Toko atau Supermarket tersebut dengan syarat yaitu

Untuk Pembeli mendapat 3 % ( Tiga persen ) dari Total pembelian harga barang selama satu bulan
misalnya  pembelian per bulan Rp.2.000.000 X 3 %  = Rp. 60.000 ( enam puluih ribu rupiah ) tabunga anggota per bulan

Maka Pembelian selama satu tahun rata-rata = Rp.2.000.000. X 12 bulan = Rp.24.000.000 ( dua puluh empat juta rupiah )

Maka dibayar dalam satu tahun  kepada anggota Koperasi Rp. 24.000,000 X 3% = Rp. 720.000 (Tujuh ratus dua puluh ribu rupaih )

Koperasi
/ Penjual bisa mendapat keuntungan lagi misalkan yang berbelanja
sebanyak 1000 orang X Rp.60.000 tabungan per bulan = Rp. 60.000.000 (
Enam puluh juta rupiah ) 

Uang tabungan anggota tersebut di
DEPOSITOKAN per bulan Rp. 60.000.000 X 2 % = Rp. 1.200.000 ( satu juta
dua ratus ribu rupiah ) Keuntungan per bulan bagi yang menjalankan
sistem ini atau bagi Koperasi yang menjalankannya kemudian bulan kedua
mendapat uang dari hasil Deposito 2 % = Rp.2.400.000.dan seterusnya.

Dengan
sistem ini maka antara penjual dan pemebeli sama-sama untung.maka
terjalin " bisnis bersama " dan terjaring langganan pembeli.serta dapat
mengatasi kemiskinan

Comments No Comments »

NYAMAN DENGAN JAMINAN REKSADANA
    Oleh: Dedi Priansyah

 

Mungkin tidak banyak yang
  tahu tentang produk yang dikeluarkan oleh Danareksa, sebuah perusahaan sekuritas.
  Sebagai salah satu alternatif produk investasi, seharusnya produk ini bisa digunakan
  oleh investor untuk mengembangkan dananya, khususnya untuk jangka waktu pendek
  yang biasanya dimiliki oleh produk perbankan.

Repo atau repurchase agreement
  secara mudah bisa diartikan sebagai suatu kontrak atau janji antara penjual
  dan pembeli dimana pihak penjual berjanji setelah melakukan penjualan efek yang
  dimilikinya, akan membeli kembali efek tersebut pada harga dan waktu yang ditentukan.

Jadi, di sini ada unsur jaminan
  bahwa jumlah investasi yang ditanamkan oleh si investor akan kembali. Sebagai
  penjamin keamanan transaksi, biasanya pihak penjual akan memberikan jaminan
  berupa efek atau surat berharga sebagai jaminan atas penyerahan dana yang dilakukan
  oleh investor. Ya seperti transaksi pinjam meminjam dengan jaminan biasa.

Umumnya saat ini yang menjadi
  sarana transaksi repo adalah saham dan obligasi. Dalam transaksi repo saham,
  pihak investor akan menyerahkan dana kepada pihak penerima dana, dan pihak penerima
  dana akan menyerahkan efek berupa saham kepada pihak investor sebagai jaminannya.
  Demikian juga dengan repo obligasi.

Apabila dibandingkan dengan
  produk perbankan, produk repo ini memang lebih berisiko. Tidak adanya jaminan
  dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah salah satu kelemahan yang paling
  mencolok, selain adanya risiko saham yang di-repo-kan menjadi turun nilainya
  atau bisa saja menjadi tanpa nilai.

Jadi, pemilihan perusahaan
  sekuritas, saham yang di-repo-kan dan tentu saja perjanjian menjadi syarat mutlak
  yang harus diperhatikan. Kelemahan ini tentu saja mereka kompensasikan dengan
  bunga dan bagi hasil yang relatif lebih tinggi daripada produk perbankan sebagai
  saingan utama mereka.

Beberapa sekuritas menjadikan
  produk repo sebagai alternatif investasi jangka pendek dalam portofolio produk
  jualan mereka. Dengan iming-iming bunga tetap (fixed) di atas bunga deposito,
  produk repo ini menyasar para investor yang ingin mengembangkan dananya untuk
  jangka waktu pendek.

Sampai saat ini memang belum
  banyak penawaran produk repo untuk investor khususnya ritel. Namun, jangan khawatir
  dengan makin meleknya investor pada ilmu keuangan, saya yakin Anda akan mendapatkan
  tawarannya tidak lama lagi. Itu telah dimulai oleh Danareksa.

Repo Danareksa

Produk repo dari Danareksa
  termasuk pelopor di dunia jual beli efek berjaminan ini. Seperti telah saya
  utarakan di atas, repo terbitan Danareksa juga terdiri dari dua produk yaitu
  repo saham yang dinamakan dengan Danareksa repo saham (Darsa) dan Danareksa
  repo obligasi (Dorr).

Produk Darsa menawarkan tingkat
  bunga yang cukup menggiurkan yaitu sebesar 9,5% net atau tetap per bulan. Dengan
  pilihan jangka waktu 1, 2 dan 3 bulan, investor bisa memulai dengan minimum
  investasi sebesar Rp500 juta.

Jaminan pembelian kembali
  produk efek yang telah dijual menjadi daya tarik yang tidak bisa diabaikan.
  Bayangkan dengan tingkat fluktuasi dan risiko pada saham yang begitu tinggi,
  segala kemungkinan bisa terjadi pada saham yang kita miliki. Akan tetapi hal
  itu ditanggung oleh Danareksa dengan jaminan pembelian kembali (buy back) sesuai
  dengan harga jual dan jangka waktu yang telah ditentukan pada awal.

Pemilihan saham juga tentunya
  bukan sembarangan. Saham lapis pertama ataupun saham dengan prospek yang bagus
  merupakan sasaran Danareksa sebagai pemikat bagi calon investor. Selain itu,
  fasilitas produk Darsa bisa dijaminkan apabila kita ingin bertransaksi saham
  ataupun reksadana di Danareksa menjadi tambahan yang otomatis kita peroleh.

Dorr juga tidak kalah menariknya.
  Dengan basis investasi pada obligasi dengan rating minimal yaitu BBB, produk
  ini ditawarkan dengan minimun investasi sebesar Rp100 juta. Cukup terjangkau
  untuk saat ini.

Dengan pilihan jangka waktu
  yang sama yaitu 1, 2 dan 3 bulan, produk ini memang menyasar investor dengan
  tujuan jangka waktu pendek untuk memaksimalkan dana investasinya. Berbeda dengan
  saudaranya yang dengan berani memberi hasil investasi sampai 9,5% pa, Dorr memberikan
  imbal hasil yaitu sebesar 9,7% gross pa.

Memang lebih kecil, tapi
  tentu saja sesuai dengan profil risiko produk Dorr yaitu obligasi yang lebih
  rendah daripada Darsa (saham). Pemilihan obligasi dengan minimal rating BBB
  juga merupakan salah satu strategi untuk meminimalkan risiko yang mungkin ditanggung
  oleh investor.

Seperti juga produk Darsa,
  dorr juga memungkinkan untuk dijaminkan khususnya bagi mereka yang ingin bertransaksi
  produk lainnya di Danareksa. Pembelian kembali juga dijamin di produk ini. Sehingga
  keamanan jumlah investasi telah terjaga sebelum kita setuju untuk berinvestasi
  di kedua produk.

Kesimpulan

Berbeda dengan produk investasi
  lainnya yang ada di perusahaan efek atau sekuritas yang umumnya jarang memberikan
  hasil pasti (fixed), repo biasanya dibentuk dengan tawaran investasi hasil pasti.
  Keamanan dan fleksibilitas menjadi daya tarik lanjutan produk ini. Dengan jaminan
  pembelian kembali dan pilihan waktu investasi 1 - 3 bulan, Darsa dan Dorr bisa
  sebagai alternatif investasi jangka pendek. Akan tetapi tetap harus dicermati,
  jaminan hanya diberikan oleh si perusahaan.

 Salam
Dedi Priansyah
Financial Consultant

Comments No Comments »